twitter
    The Sense of New Generation...

Tipe Cowok

Menurut beberapa tipe cowok, salah satu cara ngadepin cewek yang suka netesin air mata, nih cara terjitu:

Cowok Cuek: "Biarin Aja, paling ntar diam sendiri"
Cowok Naif: "Beliin gulali sama balon warna-warni"
Cowok Jaim: "Please jangan bikin malu gue, masa nangis sih"
Cowok gak sabaran: "Hari gene masih nangis,plzzz dech!!?"
Cowok Sensitif: "Ikutan Nangis, malah lebih keras"
Cowok ahli Hipnotis: "Saya hitung 1,2,3...dihitungan ketiga anda melupakan semuanya... lupakan semuanya... lupakan... OK!"

Cowok Pasrah: "Terserah Lo deh!!!"
Cowok Idaman: "Menangislah sepuasnya dipundakku, sambil tangannya melingkar melindungi si cewe.. "
Cowok Tajir: "Sayang sy Beliin Mobil, Handphone..."
Cowok Romantis: "Bacain Puisi, dinyanyiin lagu NINA BOBO"
Cowok Horny: "Dibaringin ditempat tidur del el el"
Cowok Bete: "Dipeluk sambil dibisikin `kita putus aja ya` abisnya kamu cengeng banget sih say"
Cowok Narsis: "Sibuk ngambil foto diri sendiri pake hp"
Cowok Dermawan: "Ngeluarin recehan sembari bilang May God Bless You..."
Cowok Kere: "Sory nih yang, aku ga bisa beliin tissu..."
Cowok Santri: "Astagfirullah....tabahkan hatimu dinda."
Cowok Kritis: "Nanya ada paan sih? siapa? kenapa? dimana? kemana? kok bisa sih? ya udah... ambil positifnya aja lah"
Cowok tulalit: "Kamu nangis dapet bonus apa ditinggal mati sih? Hiiii...kamu bisa juga nangis yah?"

Things Lately on My Mind...

Terkadang di dalam pikiranq sering terlintas beberapa hal yang muncul dan terkadang selalu menggangu, membuatQ tersenyum sendiri, Tertawa, menangis, Hingga terdiam merenung...
tapi aq tidak tau gimana cara mengungkapkanya
(Saking Banyaknya ato saking sulitnya keluar yo...).
So, Aq Tarik nafas dalam2 dan Jari2Q bergerak dengan sendirinya.
(Kurang lebih Kayak Jalangkung nich).

Here we go :

  1. Aq tidak pernah mengerti tentang diriQ sendiri, kenapa terkadang sebuah hal yang kecil bisa menjadi begitu besar bagiQ.
    bisa buatq kecewa banget, dan perlahan-lahan kekecewaan itu berubah seperti kanker yang terus menggerogoti perasaanq sendiri, dan membunuh dari dalam.
    Kenapa Aq tidak bisa menyingkirkan hal tersebut dari dalam My Mind. Kenapa Aq tidak bisa seperti Hardisk yang Tinggal Format File yang ga penting untuk bisa membuangnya.
    (Seandainya bisa, Tak Backup semua data tiap hari diDVD " Mode Ngawur : ON " ).


  2. Yes, Akhirnya PraktikumQ selesai semua,
    meskipun agak berantakan n Nilainya kurang meyakinkan n sempet bikin Asprak BT
    (Maaf ya Mi, Bang, Pin) tuh karena praktikum kmarin bertepatan ma dua Event yang kebetulan bersamaan.
    Tapi seru juga baru kali ni aq ngerjain Praktikum + Ngeprint Lapres Waktu acara di Meja Kesekertariatan.
    Kertas + Printer Sudah tersedia Kyah...x3 (^..^)

  3. Ngerjain Tugas yang uda Numpuk sama Ngurusin Acara yang Hampir Deadline (mungkin) kayak Punya Istri 2.
    Sama-sama penting dan ga bisa ditinggalkan keduanya, Harus Adil Dalam membagi waktu ( Tugas ma Event). Intinya : Punya istri 2 ga enak...
    (Mending 3 ato 4 ja, Pusingnya sama).
    NB : Perhatian Bagi Teman2 yang punya Cew/Cow Aktivis karena berpotensi besar Selingkuh (^_~)

  4. Mengapa di dunia ini Terdapat Bermacam2 Perbedaan Suku, Agama, Ideologi, dan semacamnya. Seandainya di dunia ini tidak ada yang namanya perbedaan,
    mungkin tidak ada seseorang yang akan merasa terkucilkan untuk berada di tengah2 masyarakat daerah lain karena Hanya ada satu suku di dunia ini,
    Tidak ada seseorang yang merasa berbeda karena dirinya Mudblood sehingga terus diBedakan karena hanya ada Satu keyakinan di dunia ini,
    Tidak ada perdebatan sia2 yang dilakukan oleh seseorang karena mereka saling memahami Ideologi mereka masing2, karena di dunia ini Semua orang ber ideologi sama.

  5. Kangen sama keluarga di rumah, kangen sama adekQ yang selalu membelikanq "Cocolatoz" saat pulang dari sekolah meskipun belinya dengan uang sakunya,
    kangen sama IbuQ yang tiap pagi selalu membangunkanQ dengan Nasi goreng meskipun banyak hal yang lebih penting yang harus dilakukan daripada memasak nasi goreng dari nasi kemarin.
    Kangen sama BapakQ yang selalu memarahiku saat Aq di rumah karena hal yang menurutQ sepele. tetapi kata IbuQ, bapak selalu membanggakanq disaat aq tidak dirumah...
    Kangen sama si Chaty KucingQ yang selalu tidur di tempat tidurq sebelum aq tidur duluan dan Selalu Gigit + Cakar waktu mau dipindah dari tempat tidur...
    Kangen sama Awan Jingga + Suara Adzan Maghrib waktu sore hari di belakang rumahQ... (~_~)

  6. Seandainya Univ Trunojoyo ada kolam renang pasti enak banget yah...
    Klo pas lagi panas2 langsung nyebur ja. ato dibikin kolam ikan ja ntar waktu ada Peringatan Dies Natalis lagi dimanfaatkan untuk Lomba mancing ikan.
    Tolong bagi temen2 apabila ada yang bisa merealisasikan ide saya segera kirim ke Inbox saya, tak tunggu jangan lupa. ( Pasti Seru tuh...!!!. " Mode Ngawur : ON " )

  7. Terkadang Cinta Memang tidak selalu indah, seperti di Film "Romeo n juliet" ato "Titanic", tetapi justru hal tersebut yang membuat sebuah Cinta lebih Layak untuk dihargai. Meskipun Sangat Ironis untuk di jalani.
    ( Nyanyi " Full Moon Sways " Sambil Meratapi nasib ).
    Sampe Nangis nich...(T_T)


  8. Uda dulu yah, Coz kayakz kalo dilanjutin sampe Lebaran Monyet g bakal Selese2...

    At last :
    “ Life is not about waiting the storm to pass. It is about dancing in the rain.”
    Hidup ini tidak selalu Seindah seperti apa yang kita bayangkan, tetapi akan menjadi sangat indah lagi apabila dapat kita Perjuangkan...

    Aq Barusan Nulis Apa yach...???
    Waduh Aq ja ga tau lagi nulis pa...
    Maaf Uda Menyampah tulisan ga penting...

Kepada Kamu Dengan Penuh Kebencian

Kepada kamu,
Dengan penuh kebencian.

Aku benci jatuh cinta. Aku benci merasa senang bertemu lagi dengan kamu, tersenyum malu-malu, dan menebak-nebak, selalu menebak-nebak. Aku benci deg-degan menunggu kamu online. Dan di saat kamu muncul, aku akan tiduran tengkurap, bantal di bawah dagu, lalu berpikir, tersenyum, dan berusaha mencari kalimat-kalimat lucu agar kamu, di seberang sana, bisa tertawa. Karena, kata orang, cara mudah membuat orang suka denganmu adalah dengan membuatnya tertawa. Mudah-mudahan itu benar.

Aku benci terkejut melihat SMS kamu nongol di inbox-ku dan aku benci kenapa aku harus memakan waktu begitu lama untuk membalasnya, menghapusnya, memikirkan kata demi kata. Aku benci ketika jatuh cinta, semua detail yang aku ucapkan, katakan, kirimkan, tuliskan ke kamu menjadi penting, seolah-olah harus tanpa cacat, atau aku bisa jadi kehilangan kamu. Aku benci harus berada dalam posisi seperti itu. Tapi, aku tidak bisa menawar, ya?

Aku benci harus menerjemahkan isyarat-isyarat kamu itu. Apakah pertanyaan kamu itu sekadar pancingan atau retorika atau pertanyaan biasa yang aku salah artikan dengan penuh percaya diri?
Apakah Kata2mu kemarin Hanya perkataan biasa atau ada maksud lain, atau aku yang-sekali lagi-salah mengartikan dengan penuh percaya diri?

Aku benci harus memikirkan kamu sebelum tidur dan merasakan sesuatu yang bergerak dari dalam dada, menjalar ke sekujur tubuh, dan aku merasa pasrah, gelisah. Aku benci untuk berpikir aku bisa begini terus semalaman, tanpa harus tidur. Cukup begini saja.

Aku benci ketika logika aku bersuara dan mengingatkan, “Hey! Ini hanya ketertarikan fisik semata, pada akhirnya kamu akan tahu, kalian berdua tidak punya anything in common,” harus dimentahkan oleh hati yang berkata, “Jangan hiraukan logikamu.”

Aku benci harus mencari-cari kesalahan kecil yang ada di dalam diri kamu. Kesalahan yang secara desperate aku cari dengan paksa karena aku benci untuk tahu bahwa kamu bisa saja sempurna, kamu bisa saja tanpa cela, dan aku, bisa saja benar-benar jatuh hati kepadamu.

Aku benci jatuh cinta, terutama kepada kamu. Demi Tuhan, aku benci jatuh cinta kepada kamu. Karena, di dalam perasaan menggebu-gebu ini; di balik semua rasa kangen, takut, canggung, yang bergumul di dalam dan meletup pelan-pelan…

aku takut sendirian…

Kisah Pohon Apel

Suatu ketika, hiduplah sebatang pohon apel besar
dan anak lelaki yang senang bermain-main di bawah
pohon apel itu setiap hari.
Ia senang memanjatnya hingga ke pucuk pohon,
memakan buahnya, tidur-tiduran di keteduhan rindang daun-daunnya.

Anak lelaki itu sangat mencintai pohon apel itu.
Demikian pula pohon apel sangat mencintai anak
kecil itu.

Waktu terus berlalu.

Anak lelaki itu kini telah tumbuh besar dan tidak
lagi bermain-main dengan pohon apel itu setiap
harinya.
Suatu hari ia mendatangi pohon apel.

Wajahnya tampak sedih.
"Ayo ke sini bermain-main lagi denganku," pinta
pohon apel itu.
"Aku bukan anak kecil yang bermain-main dengan
pohon lagi," jawab anak lelaki itu.
"Aku ingin sekali memiliki mainan, tapi aku tak
punya uang untuk membelinya."

Pohon apel itu menyahut, "Duh, maaf aku pun tak
punya uang... tetapi kau boleh mengambil semua
buah apelku dan menjualnya. Kau bisa mendapatkan
uang untuk membeli mainan kegemaranmu."

Anak lelaki itu sangat senang. Ia lalu memetik
semua buah apel yang ada di pohon dan pergi dengan
penuh suka cita.
Namun, setelah itu anak lelaki tak pernah datang
lagi. Pohon apel itu kembali sedih.

Suatu hari anak lelaki itu datang lagi.

Pohon apel sangat senang melihatnya datang.
"Ayo bermain-main denganku lagi," kata pohon apel.
"Aku tak punya waktu," jawab anak lelaki itu.
"Aku harus bekerja untuk keluargaku. Kami
membutuhkan rumah untuk tempat tinggal. Maukah kau
menolongku?"
"Duh, maaf aku pun tak memiliki rumah. Tapi kau
boleh menebang semua dahan rantingku untuk
membangun rumahmu," kata pohon apel.
Kemudian anak lelaki itu menebang semua dahan dan
ranting pohon apel itu dan pergi dengan gembira.

Pohon apel itu juga merasa bahagia melihat anak
lelaki itu senang, tapi anak lelaki itu tak pernah
kemba li lagi.

Pohon apel itu merasa kesepian dan sedih.

Pada suatu musim panas, anak lelaki itu datang lagi.
Pohon apel merasa sangat bersuka cita menyambutnya.

"Ayo bermain-main lagi deganku," kata pohon apel.
"Aku sedih," kata anak lelaki itu.
"Aku sudah tua dan ingin hidup tenang. Aku ingin
pergi berlibur dan berlayar. Maukah kau memberi
aku sebuah kapal untuk pesiar?"
"Duh, maaf aku tak punya kapal, tapi kau boleh
memotong batang tubuhku dan menggunakannya untuk
membuat kapal yang kau mau. Pergilah berlayar dan
bersenang-senanglah."

Kemudian, anak lelaki itu memotong batang pohon
apel itu dan membuat kapal yang diidamkannya.

Ia lalu pergi berlayar dan tak pernah lagi datang
menemui pohon apel itu.

Akhirnya, anak lelaki itu datang lagi setelah
bertahun-tahun kemudian.

"Maaf anakku," kata pohon apel itu. "Aku sudah tak
memiliki buah apel lagi untukmu."
"Tak apa. Aku pun sudah tak memiliki gigi untuk
meng igit buah apelmu," jawab anak lelaki itu.
"Aku juga tak memiliki batang dan dahan yang bisa
kau panjat," kata pohon apel.
"Sekarang, aku sudah terlalu tua untuk itu," jawab
anak lelaki itu.

"Aku benar-benar tak memiliki apa-apa lagi yang
bisa aku berikan padamu. Yang tersisa hanyalah
akar-akarku yang sudah tua dan sekarat ini," kata
pohon apel itu sambil menitikkan air mata.
"Aku tak memerlukan apa-apa lagi sekarang," kata
anak lelaki.
"Aku hanya membutuhkan tempat untuk beristirahat.
Aku sangat lelah setelah sekian lama meninggalkanmu."
"Oooh, bagus sekali. Tahukah kau, akar-akar pohon
tua adalah tempat terbaik untuk berbaring dan
beristirahat. Mari, marilah berbaring di pelukan
akar-akarku dan beristirahatlah dengan tenang."
Anak lelaki itu berbaring di pelukan akar-akar pohon.

Pohon apel itu sangat gembira dan tersenyum sambil
meneteskan air matanya.

Ini adalah cerita tentang kita semua.

Pohon apel itu adalah orang tua kita.
Ketika kita muda, kita senang bermain-main dengan
ayah dan ibu kita.

Ketika kita tumbuh besar, kita meninggalkan
mereka, dan hanya datang ketika kita memerlukan
sesuatu atau dalam kesulitan.

Tak peduli apa pun, orang tua kita akan selalu ada
di sana untuk memberikan apa yang bisa mereka
berikan untuk membuat kita bahagia.
Anda mungkin berpikir bahwa anak lelaki itu telah
bertindak sangat kasar pada pohon itu, tetapi
begitulah cara kita memperlakukan orang tua kita.

yang terpenting: cintailah orang tua kita.

Sampaikan pada orang tua kita sekarang, betapa
kita mencintainya; dan berterima kasih atas
seluruh hidup yang telah dan akan diberikannya
pada kita.

Success is not the key of happiness. Happiness is
the key of success

Sweet Grils...

Sweet Gril How are You today?
I See Pretending in your eyes
What it is Could to be?
Just Share here with me...

Because you never really know
What a Warming smile in your face
What is that mean?
Maybe it just missunderstand...

Why you always run like this?
Make someone feel in emptyness
you don't know how and what it feel
in someone Heart...

I am sure sometime I will tell
How trully I Have mind on You
Till that time is Come
Just Hold on Me...

Chord : C G Am Em F C G

Just Looking You is More than Enough to make me Chears...
Nice to See U Around...

YOU

Lirik ini Muncul di Kepalaq Ketika Seseorang yang dulu pernah Hilang telah Muncul kembali...
Sengaja aq Posting Coz Sayang banget Jika Hilang ato Lupa...

Karena Seseorang itu Dulu pernah Menjadi Sangat Spesial.




YOU

Life is so short
but knowing your Heart is Long Enough.

Time Always Count, and Never put we On
but just to be with you thats Quiet Enough...

You are the One that i Ever Need,
Every day is Booring without Seing You.

You are the One i Live for Everyday,
Coz without You My Life is Teryfiying

Even we never to be together,
i am always Hope on You Forever.

Thats Always Be You...
is there still any chance for Me?



By : Triant

Coz Music is the Sound of Life...