twitter
    The Sense of New Generation...
Showing posts with label Tips. Show all posts
Showing posts with label Tips. Show all posts

Pertanyaan dalam Melamar Pekerjaan

Dalam proses perekrutan pegawai tiap perusahaan membutuhkan beberapa tahapan untuk melakukan seleksi bagi pelamar pekerjaan yaitu pada umumnya tahapan test tertulis, interview, test kesehatan (kalau ada). Tidak sedikit pula banyak dari calon karyawan yang telah lulus dalam test tertulis akan tetapi gagal dalam tahap interview atau wawancara. Mungkin ada baiknya membaca artikel ini yang diharapkan bisa membantu para calon karyawan dalam menyiasati pertanyaan dari pewawancara.

Berikut beberapa daftar pertanyaan yang mungkin adalah sebuah jebakan dalam sebuah proses wawancara:



1. Mengapa kami harus mempekerjakan anda?
Ini peluang anda untuk "menjual" diri anda. Uraikan dengan singkat dan jelas kelebihan yang anda miliki, kualifikasi anda dan apa yang dapat anda sumbangkan bagi perusahaan tersebut. Hati-hati , jangan memberikan jawaban yang terlalu umum. Hampir setiap orang mengatakan mereka merupakan seorang pekerja keras dan memiliki motivasi. Berikanlah jawaban yang memperlihatkan keunikan yang anda miliki.

2. Mengapa tertarik bekerja di perusahaan ini?
Pertanyaan ini merupakan salah satu alat bagi si pewawancara untuk mengetahui apakah anda mempersiapkan diri anda dengan baik. Jangan pernah datang untuk sebuah wawancara pekerjaan tanpa mengetahui latar belakang perusahaan. Dengan memiliki informasi yang cukup mengenai latar belakang perusahaan tersebut maka pertanyaan di atas memberikan kesempatan kepada anda untuk memperlihatkan inisiatif, dan menunjukkan apakah pengalaman serta kualifikasi yang anda miliki sepadan dengan posisi yang diperlukan.

3. Apa kelemahan utama anda?
Rahasia dalam menjawab pertanyaan di atas adalah dengan berkata jujur mengenai kelemahan anda, tapi jangan lupa menjelaskan bagaimana anda mengubah kelemahan tersebut menjadi kelebihan. Misalnya, bila anda memiliki masalah dengan perusahaan terdahulu, perlihatkan langkah yang anda ambil. Hal ini memperlihatkan bahwa anda memiliki kemampuan dalam mengenali aspek yang perlu diperbaiki dan inisiatif dalam memperbaiki diri anda.

4. Mengapa berhenti dari perusahaan terdahulu?
Walaupun anda berhenti dari pekerjaan terdahulu dengan cara yang tidak baik, anda harus berhati-hati dalam memberikan jawaban. Usahakan untuk memberikan jawaban yang diplomatis. Bila anda memberikan jawaban yang mengandung aspek negatif, kompensasikan jawaban tadi dengan jawaban yang positif. Bila anda mengeluhkan tentang pekerjaan terdahulu, maka hal ini tidak memberi poin apa-apa buat anda.

5. Bagaimana anda mengatasi masalah?
Tidak mudah memberikan jawaban bila anda mendapatkan pertanyaan seperti di atas, terutama bila anda baru lulus dan tidak memiliki pengalaman kerja. Pewawancara ingin melihat apakah anda dapat berpikir kritis dan mengembangkan solusi tanpa melihat jenis permasalahan yang anda hadapi, bahkan walaupun anda tidak memiliki waktu yang cukup dalam mengatasi masalah yang dihadapi. Gambarkan langkah-langkah yang anda lakukan dalam memprioritaskan pekerjaan. Hal ini memperlihatkan bahwa anda bertanggungjawab dan tetap dapat berpikir jernih walaupun sedang menghadapi masalah.

6. Prestasi apa yang dibanggakan?
Rahasia dari pertanyaan di atas adalah dengan menyeleksi dan memilih secara spesifik prestasi yang berhubungan dengan posisi yang sedang ditawarkan. Walaupun anda pernah menjuarai bola basket pada waktu kuliah, tetapi ini bukan merupakan sebuah jawaban yang diharapkan. Berikan jawaban yang lebih profesional dan lebih relevan. Pikirkan kualifikasi yang dibutuhkan oleh perusahaan tersebut dan kembangkan contoh yang memperlihatkan bagaimana anda dapat memenuhi kebutuhan perusahaan.

7. Berapa gaji yang anda harapkan?
Pertanyaan ini merupakan pertanyaan yang tersulit terutama bagi mereka yang tidak memiliki pengalaman kerja yang cukup.yang perlu anda lakukan sebelum wawancara adalah mencari tahu pasaran gaji untuk posisi yang ditawarkan agar anda dapat memberikan jawaban atas pertanyaan ini. Beritahu pewawancara bahwa anda terbuka untuk membicarakan mengenai kompensasi bila saatnya tiba. Bila terpaksa, berikan jawaban yang berupa kisaran angka, bukan angka tertentu.

8. Bisa ceritakan mengenai diri anda?
Mungkin pertanyaan di atas tampaknya mudah tetapi pada kenyataannya tidaklah semudah yang anda bayangkan. Yang pasti anda harus menyadari bahwa pewawancara tidak tertarik untuk mengetahui apa yang anda lakukan di akhir pekan ataupun dari daerah mana anda berasal. Pewawancara berusaha mengetahui anda secara profesional. Siapkan dua atau tiga poin mengenai diri anda, baik pengalaman kerja maupun sasaran karir anda dan tetap konsisten. Rangkum jawaban anda dengan mengungkapkan keinginan anda sebagai bagian dari perusahaan tersebut. Bila memiliki jawaban yang mantap maka hal ini dapat membawa anda pada pembicaraan yang memperlihatkan kualifikasi anda.

"How to Win Friends and Influence People"

Salah satu buku psikologi paling populer adalah karya dari Dale Carnegie.
Bukunya berjudul "How to Win Friends and Influence People".
Buat yang belum baca, ane menyarankan untuk dibaca, bukan untuk sekadar mencari teman, tapi sebagai sarana untuk bercermin dan melihat diri kita juga.



Nah, bagi yang kira-kira ngga punya waktu baca buku, atau ngga mau beli,
Semoga Ringkasan ini sedikit memberi tahu poin-poin penting yang dikemukakan oleh Dale Carnegie dalam bukunya.

How to Win Friends and Influence People.

Teknik fundamental dalam menangani orang.

1. Jangan mengkritik, menyalahkan, dan mengeluh.
2. Berikan apresiasi yang sejujurnya dan tulus.
3. Bangkitkan keinginan atau hasrat orang lain.

Lima cara untuk membuat orang menyukaimu.

1. Tertariklah dengan orang lain.
2. Senyum.
3. Mengingat nama seseorang.
4. Jadilah pendengar yang baik. Dorong orang lain agar bercerita tentang diri mereka.
5. Buat orang-orang merasa penting, lakukan dengan tulus.

Cara untuk membuat orang-orang mendukung pemikiranmu.

1. Satu-satunya cara memenangkan argumentasi adalah dengan menghindarinya.
2. Hargailah pendapat orang lain, jangan pernah mengatakan, "Kau salah."
3. Bila kamu salah, segeralah akui kesalahanmu dengan cara yang berempati.
4. Selalu mulai sesuatu dengan cara yang bersahabat.
5. Biarkan orang-orang yang lebih banyak bicara.
6. Biarkan orang lain merasa bahwa itu adalah idenya.
7. Buat orang lain segera mengatakan, "Ya, ya."
8. Cobalah melihat sesuatu dari sudut pandang orang lain.
9. Hargailah ide dan keinginan orang lain.
10. Dramatisir ide-idemu.
11. Tolaklah tantangan.

Jadilah Pemimpin: Cara Mengubah Seseorang Tanpa Menyinggung Mereka.

1. Mulailah dengan pujian dan apresiasi.
2. Bicarakan kesalahanmu terlebih dahulu, sebelum mengkritik seseorang.
3. Ajukan pertanyaan, alih-alih memberi perintah langsung.
4. Jangan mempermalukan orang lain.
5. Buatlah orang lain senang melakukan idemu.

Inti dari seluruh poin di atas.

Mengalah untuk menang.... (^_^)v
For Friendship, its not a big Deal......